Sabtu, 21 April 2012

Pain..

Dibalik kesenanganku tersimpan sayatan luka yang teramat perih. Bergejolak ingin segera meminta pertolongan untuk disembuhkan namun seperti layaknya biasanya,tak sorangpun yang mendengar..
ketika semua luka tak dapat lagi tertutupi diam dan bertingkah layaknya kuatlah yang semestinya kulakukan.

jeritan raga yang terlupa kini mulai membara, berapi-api dan tampaknya tak bisa padam.
tak terbendung lagi.. tak dapat terkubur lagi..
semua muncul ke permukaan dan membakar seluruh jiwa yang tercampakkan.

aku dihatiku,bukan siapa-siapa..
aku terlalu jahat bagi hati ini, memaksanya menahan beban yang tak sepantasnya dirasakan.
aku dihatiku,terlalu berdosa..
aku tak bisa menjaganya tetap terlindungi dari sayatan demi sayatan pisau hina cinta.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar